Pendidikan

Sukseskan Kalimantan Timur CEMERLANG 2013

Empat Sekolah RSBI Ikuti Workshop ke Australia

Posted by henypratiwi pada 26 November 2011

Balikpapan, Program kerjasama Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama PT Austraining Nusantara menyelenggarakan workshop khusus bagi guru-guru dan kepala sekolah (Kepsek) Rintisan Sekolah Berstandar International (RSBI) di Australia, kali ini empat sekolah yang dipilih masing-masing SD Negeri 02 Tenggarong, SMP Negeri 1 dan SMA Negeri 10 Samarinda serta SMK Negeri 1 Bontang dan sekolah-sekolah ini diharapkan akan menjadi sekolah unggulan di Kaltim.


Kendati Balikpapan kini sudah mulai melaksanakan pendidikan melalui RSBI sebanyak 8 sekolah yakni SD Negeri 1 Balikpapan Selatan, SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 3, SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 5 dan SMK Negeri 1, SMK Negeri 2, SMK Negeri 4 serta satu sekolah yakni SMP Nasional KPS sebagai RSBI Mandiri, namun tidak satupun kepala sekolah maupun guru diikutkan dalam program workshop ke Australia.
Sejumlah Kepala Sekolah RSBI Balikpapan mengaku kaget adanya workshop bekerjasama Disdik kaltim bersama PT Austraining Nusantara dan memberangkatkan sejumlah guru dan kepala sekolah dari tiga daerah yakni Kukar, Bontang dan Samarinda tanpa ada satupun Kepsek maupun Guru dari Balikpapan.
‘’Wah, kami ngak tahu kalau ada workshop Kepala Sekolah maupun guru RSBI ke Australia, biasanya kalau ada kegiatan seperti itu pasti dari Balikpapan ada saja yang diikutkan, kenapa kali ini tidak satupun diikutkan, ini bisa saja dimungkinkan karena Balikpapan belum melimpahkan manajemen RSBI ke provinsi Kaltim sedangkan daerah lain sudah,’’ kata guru RSBI di SMA Negeri 1 dan SMP Negeri 1 Balikpapan, kemarin.
Kalau diakibatkan karena RSBI Balikpapan belum dilimpahkan pengelolaan manajemen ke Disdik Provinsi Kaltim, ya, wajar kalau Balikpapan mulai ditinggal padahal kami di Balikpapan justru yang pertama-tama menyikapi adanya RSBI di Kota Berimana ini maupun Kaltim, mudah-mudahan kedepan ada saja Kepsek maupun guru yang dapat diikutkan Workshop ke Australia, ujar dua orang guru ini dengan raut muka kecewa.
Kepala SMA Negeri 5 Balikpapan (RSBI) Drs. P Manullang, MPd, mengaku belum mendapatkan informasi kalau Disdik Kaltim sudah membuka pendaftaran calon Kepsek maupun calon guru RSBI kendati hanya melalui web side Disdik Kaltim, karena di Balikpapan belum ada pemberitahguan resmi, kemungkinan hanya di Samarinda saja.
‘’Kemungkinan hanya di Samarinda saja yang diberi kesempatan untuk mendaftarkan diri bagi kepsek maupun guru yang bersedia menjadi Kepsek maupun guru RSBI, hanya saja kalau benar pendaftaran itu sudah adam harusnya Balikpapan diinformasikan,’’ kata Manullang.
Nada yang sama juga dikatakan Kepala SMP Negeri 3 (RSBI) Balikpapan, Dra. Hj. Ida Alfrida, MPd. Dia mengatakan sampai hari ini belum ada pemberitahuan kalau telah dibuka pendaftaran calon kepala sekolah maupun calon guru RSBI kendati hanya melalui Web Side Disdik Kaltim, kalau benar sudah ada harusnya sekolah-sekolah RSBI di Balikpapan diberitahu.
Menurut mantan Kepala SMP Negeri 1 (RSBI) Balikpapan ini, sebelumnya memang ada harapan dari endiknas agar sekolah RSBI harus benar-benar dikelolah secara professional dan mempersiapkan guru maupun kepala sekolah yang khusus untuk RSBI artinya mereka sudah sesuai dengan ketentuan sebuha sekolah RSBI.
‘’Kalau nantinya ada guru yang sudah bertahun-tahun mengajar di RSBI kemudian dia ikut pendaftaran calon guru RSBI namun akhirnya dia tidak lulus, harusnya guru tersebut dikemanakan, ini pasti menjadi pertimbangan guru-guru RSBI,’’ ujar Ida.
Masih menurut Ida Afrida, sayang guru RSBI yang sudah bertahun-tahun dididik khusus serta mendapatkan pelatihan dari pembinaan tenaga teknis (Bintek) untuk RSBI namun kemudian tidak berhasil pada regrutmen calon guru RSBI dan guru itu harus mengajar bukan di sekolah yang RSBI.
Diakuinya kalau sekolah-sekolah RSBI di Balikpapan memang belum dilimpahkan pengelolaan ke Disdik Provinsi Kaltim, karena itu wewenang dari pemerintah kota Balikpapan dan Dinas Pendidikan serta dukungan dari DPRD Balikpapan.
Sebelumnya, Kepala Disdik Balikpapan Drs. Syahrumsyah Setya, MSi, mengaku kalau RSBI di Balikpapan belum dilimpahkan pengelolaannya ke Disdik Kaltim karena masih dalam evaluasi baik pendanaan maupun kegiatan lainnya, yang pastiu sekolah-sekolah RSBI di Balikpapan masih ditangani Disdik Balikpapan bersama Pemkot Balikpapan.
Disinggung adanya empat kepala sekolah dan guru RSBI di Kaltim (Tenggarong, Bontang dan Samarinda) yang dikutkan Workshop ke Australia tanpa ada perwakilan dari Balikpapan yang sudah menyelenggarakan RSBI lebih dari empat tahun mengaku kaget, biasanya Disdik Kaltim akan memberi informasi kepada kami.
“Kenapa kali ini tidak ada pemberitahuan lagi, ini kemungkinan kalau pengelolaan RSBI di Balikpapan masih ditangani oleh Disdik Balikpapan dan Pemkot kita, padahal sebelumnya sudah disampaikan agar sekolah RSBi di Balikpapan segera dilimpahkan pengelolaan kepada Disdik Kaltim,” paparnya.max

 

Sumber : http://www.poskotakaltim.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: