Pendidikan

Sukseskan Kalimantan Timur CEMERLANG 2013

ISO

Posted by henypratiwi pada 19 Februari 2012

ISO dari bahasa Yunani yang berarti “sama”, seperti “isotherm” yang berarti suhu yang sama atau “isometric” yang berarti dimensi yang sama dan “isobar” yang berarti tekanan yang sama.

ISO (The International Organization for standardization) adalah badan standar dunia yang dibentuk untuk meningkatkan perdagangan international yang berkaitan dengan perubahan barang dan jasa. Saat ini terdiri dari 130 negara yang berkedudukan di Jenewa, Swiss. Didirikan tahun 1947.

Standar sistem manajemen mutu jenis:

  1. Deming Prize (Jepang)
  2. Malcolm Baldrige
  3. Europian Quality Award
  4. The British Quality Award
  5. The Irish Quality Award

Mengapa menggunakan ISO 9000 ?

Karena sudah diakui oleh 53 negara dan juga oleh perusahaan industri yang paling besar. Satu2nya standar manajemen mutu yang diakui dunia dan bersifat global untuk berbagai jenis industri dan organisasi.

Keuntungan menggunakan ISO 9000

  • Dari pengalaman, jika perusahaan berhasil mendapatkan pengakuan ISO 9000, terdapat perubahan yang besar sekali dari perusahaan tersebut.
  • Sistem manajemen mutu akan memberikan jaminan bagi pelanggan bahwa suatu perusahaan mempunyai tanggung jawab tentang mutu dan mampu menyediakan produk dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Jadi lebih fleksibel dan efektif.

Dibandingkan dengan versi 1994, ISO 9001 versi 2000 mengalami banyak perubahan:

  1. Struktur yang berdasarkan pada pola PDCA.
  2. Pendekatan pada proses
  3. Penekanan pada pelanggan
  4. Peningkatan yang berkesinambungan
  5. Penekanan pada peranan dan tanggung jawab manajemen puncak pada sistem manakemen mutu.

ISO 9004 biasanya diterapkan untuk berinteraksi dengan semua kegiatan yang berkaitan dengan mutu suatu produk atau jasa mulai dari awal sampai akhir.

8 prinsip manajemen mutu ISO 9000:2000 series:

  1. Fokus pada pelanggan
  2. Kepemimpinan
  3. Keterlibatan personel
  4. Pendekatan proses
  5. Pendekatan sistem untuk pengelolaan
  6. Peningkatan berkesinambungan
  7. Pembuatan keputusan berdasarkan fakta
  8. Hubungan saling menguntungkan denga pemasok.

Metode teknik dan alat TQM

Depalan langkah dan tujuh alat (DELTA) yaitu:

  1. Menentukan tema dan judul
  2. Mencari penyebab
  3. Menentukan penyeban dominan/utama
  4. Membuat perencanaan perbaikan dan menentukan target
  5. Melaksanakan rencana perbaikan (5W, 2H)
  6. Meneliti hasil perbaikan
  7. Membuat standar baru
  8. Membuat rencana selanjutnya.

Tujuh alat:

  1. Check sheet
  2. Diagram parero
  3. Diagram sebab akibat
  4. Stratifikasi
  5. Control chart
  6. Histogram
  7. Diagram scatter.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: